Mengenal Olahraga Lempar Cakram

Olahraga Lempar Cakram
Lempar cakram yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Discus Throw merupakan cabang atletik yang cukup populer di dunia. Olahraga yang satu ini kurang lebih sama dengan lempar lembing hanya saja ia menggunakan cakram. Olahraga unik yang satu ini kabarnya telah ada dan dimainkan sejak permulaan kompetisi Olimpiade hingga sekarang. Olahraga ini cukup berbahaya karena jika dilakukan tanpa medium tempat yang tepat, bisa melukai orang lain. Biasanya, saat olimpiade, tempat olahraga lampar cakram berlangsung dipagari dengan material jaring besi setinggi 4 meter. Terkait cakram yang digunakan, beratnya mencapai 2 kilogram dengan garis tengah sepanjang 220 milimeter. Bagi atlit wanita, berat cakram yang digunakan jauh lebih ringan hanya 1 kilogram saja dengan diameter 182 milimeter. Sementara itu, lapangan tempat berlangsungnya olahraga lempar cakram memiliki ukuran diameter 2.50 meter dan sektor lemparan dengan sudut kurang lebih 45 derajat.

Hal Yang Diperhatikan Saat Melempar Cakram

Terkait olahraga lempar cakram, ada beberapa poin khusus yang harus diperhatikan agar hasilnya maksimal, antara lain:

  1. Awalan yang benar dan tepat.
  2. Cara melempar cakram
  3. Metode pengukuran sendiri hasil lemparan cakram.
  4. Sejumlah aturan keselamatan terkait olahraga melempar cakram.
Memegang cakram yang akan dilemparkan menempati urutan yang sangat penting jika Anda hendak melakukan olahraga yang satu ini. Adapun caranya dijelaskan sebagai berikut:
  1. Pada dasarnya memegang cakram tergantung pernuh pada ukuran tangan sang atlet. Apa bila tangannya cukup lebar mana ia memegang cakram dengan cara meletakan tepi cakram tepat pada lekuk pertama jarinya.
  2. Apabila atlit tersebut memiliki tangan yang sedang maka ia akan memegang cakram dengan cara jari telunjuk dan jari tengah berhimpitan dan jari lainnya sedikit renggang.
  3. Sementara itu, bagi mereka yang memiliki jari yang cukup pendek, memegang cakram dengan posisi dimana jari-jari sama dengan mereka yang bertangan lebar hanya saja cakram tersebut diletakkan jauh ke bagian ujung jari si atlit.
Agar hasil lebih baik, seorang atlit lempar cakram diharuskan untuk melakukan gerakan awalan dalam lempar cakram yang sempurna. Gerakan awalan lemparan cakram ini dilakukan dengan cara berputar. Terkait putasan tersebut terbagi atas 3 jenis yakni putaran 1 ¼ , 1 ½, serta 1 3/4 . Secara umum, awalan yang baik akan berdampak pada hasil lemparan cakram yang juga baik. Adapun cara melakukan awalan lemparan cakram yang baik adalah sebagai berikut:
  1. Buat posisi sempurna dengan berdiri menyamping ke aras lemparan. Selanjutnya buka kaki dengan ukuran sama dengan lebar bahu Anda. Sedikit tekuk dan buat serileks mungkin.
  2. Pusatkan perhatian Anda pada persiapan awalan agar lebih baik, selanjutnya cakram tersebut diayunkan berkali ke arah samping kanan juga belakang lalu ke arah kiri. Gerakan tersebut diulang sebanyak dua hingga tiga kali dan kemudian dilanjutkan dengan gerakan awalan memutar.
Selanjutnya adalah ayunan atau proses melempar cakram:
  1. Kaki bagian kanan ditolakkan dengan tujuan mengangkat bagian panggul yang semula dari posisi rendah di atas kaki bagian kanan selanjutnya didorong hingga ke depan bagian atas.
  2. Berat badan Anda dipindahkan ke kaki kiri yang sebelumnya bertumpu pada kaki kanan.
  3. Kemudian lepaskan cakram tersebut setinggi dagu Anda dengan membentuk sudut lemparan berkisar di angka 30 derajat. Setelah itu, cakram lepas dengan cara memutar searah dengan jarum jam. Saat cakram lepas, badan atlit tetap harus condong ke depan dengan pandangan yang fokus pada jalannya cakram hingga menyentuh target.